BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label Seputar IPMAKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar IPMAKA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Agustus 2015

Satu IPMAKA Satu Tahun Satu Artikel

Satu IPMAKA Satu Tahun Satu Artikel

Program
Satu IPMAKA Satu Tahun Satu Artikel

Deskripsi Program
Setiap orang menyumbang satu artikel dalam satu tahun.
Sebenarnya tidak hanya satu artikel, boleh lebih.
Teknis posting dilakukan oleh admin

Tema Artikel
Menyesuaikan kategotri yang ada di Blog meliputi, Seputar IPMAKA,
Seputar SMA, Motivasi, Hiburan, Khazanah, Mutiara Ilmu, Sirah Nabawiyah,
Al Quran.

Tujuan
Update Konten Blog IPMAKA

Sasaran
Alumni
Pengurus, dan Anggota IPMAKA
Umum

Waktu
Mulai dilaunching sampai tanggam 10 Juli 2016

Reward
Piagam Khusus dari Pembina IPMAKA
(Kalau Berkenan nanti beliau kirim lukisan khusus buat pemenang)
Uang Kadeudeuh (Jika ada donatur yang ngasih, kalau ga ada, ya adain aja)

Penilain
Bisa jadi dari kualitasn dan kuantitas,
Kategoti Alumni: dinilai oleh Admin, Pembina dan Pengurus IPMAKA
Kategori Pengurus dan Anggota: dinilai oleh Admin, Pembina dan Alumni IPMAKA
Kategori Pengurus dan Anggota:

Kirim ke Admin
arifhikma@gmail.com

Program diselenggarakan oleh admin
Mungkin sekali waktu akan ada update

Rabu, 20 Mei 2015

Mabit "Merajut Ukhuwah dengan Bingkai Tarbiyah" 2015

Peserta Mabit 2015
           Alhamdulillah... Pada tanggal 13-14 Mei kemarin, IPMAKA kembali sukses menggelar acara Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa)  yang ke sekian kalinya. Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pihak Sekolah, rekan-rekan pengurus organisasi di SMAN 11 Garut, dan semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara mabit ini. Semoga Allah Swt. membalas kebaikannya dengan balasan yang perpuluh-puluh kali lipat. Aamiin.

Alhamdulillah... Luar Biasa.. Allahuakbar... Itulah mungkin ungkapan yang tepat untuk menggambarkan acara mabit kali ini. Walaupun lelah, letih, lesu, lemah, dan lunglai (5L lah pokonya mah :D), tapi sangat banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil.

Acara ini dimulai sekitar pukul 16.30, yang diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-qur’an dan sambutan-sambutan. Setelah itu, dilanjutkan dengan tilawah bersama surat Ar-Rahman hingga adzan maghrib berkumandang, dan Alhamdulillah surat Ar-rahman ini selesai dibaca on time, karena ketika adzan maghrib berkumandang, surat Ar-Rahman pun selesai dibaca.

Setelah melaksanakan ibadah sholat maghrib berjama’ah, acara pun dilanjutkan dengan tilawah bersama lagi. Namun, tilawah kali ini berbeda dengan tilawah yang sebelumnya. Pada tilawah kali ini, peserta di bagi menjadi 30 kelompok (1 kelompok rata-rata 3 orang). Satu kelompok di beri tugas untuk menyelesaikan tilawah satu juz. Misalnya kelompok 1 , maka bertugas menyelesaikan juz 1, kelompok 2 juz menyelesaikan juz 2, dan seterusnya sampai juz 30. 1 juz itu misalkan 10 lembar (Beda-beda memang, tergantung mushafnya), maka setiap kelompok membaginya lagi menjadi 3 lembar, 3 lembar, 4 lembar untuk setiap orangnya (Pokoknya itu mah mau bagaimanapun strateginya, yang penting setiap orang kebagian jatah tilawahnya, dan bisa khattam sebelum Isya). Alhamdulillah, pada saat itu kita semua pun dapat mengkhatamkannya dengan tepat waktu, yang kemudian diakhiri dengan membaca do’a khattam Al-qur’an secara bersama-sama sebelum melaksanakan sholat Isya.

Sholat Isya pun selesai dilaksanakan, dan setelah itu Alhamdulillah kami kedatangan salah satu Alumni IPMAKA yang Alhamdulillah sekarang beliau sudah mengajar di STIM sebagai Guru Bahasa Sundu. Siapakah dia? Jreng... jreng... beliau adalah kang Wahyudi :). Pada saati itu, acara dilanjutkan dengan mendengarkan lantunan tilwah dari beliau, yang Subhanallah... suaranya sangat-sangat enak untuk di dengar. Memang kang Wahyudi ini suaranya sangat bagus karena beliau ini juru kawih :D, beliau juga adalah yang mempelopori nasyid di IPMAKA tercinta ini. Alhamdulillah, alumni yang hadir pada acara ini cukup banyak, selain kang Wahyudi, hadir juga kang Rofi’ul dan Kang Rasyid dkk yang pada tahun ini akan melanjutkan pendidikannya di universitasnya masing-masing :) (Eh.. udah terlalu jauh berceritanya: D). Acara pun dilanjutkan dengan pemberian materi dari Pembina kita, yaitu Pak Enang Tatang sambil menunggu pemateri utama yang akan disampaikan oleh Ustadz Asep Mahbub. Materi yang disampaikan oleh Ustadz Asep pun tidak jenuh, karena beliau bisa mencairkan suasana dengan ciri khasnya. Beliau dapat membuat peserta tertawa berkali-kali, sehingga peserta pun antusias untuk menyimak materinya. Acara pada malam itu pun berakhir pada pukul 22.00. Peserta pun beristirahat karena masih banyak kegiatan yang akan dilaksanakan di esok harinya.

Waktu istirahat pun telah selesai, mau tidak mau kita harus bangun karena kita akan melaksanakan sholat tahajjud bersama. Waktu itu pukul 02.00 pagi, kita dipaksa untuk mengambil air wudhu’ walaupun dingin menusuk tulang, dan kantuk menyerang badan. Ya... inilah mabit, tujuan kita adalah membina Imam dan Taqwa, maka singkirkan semua rintangan demi meningkatkan Iman dan Taqwa kita. Setelah acara tahajjud bersama selesai, peserta pun mengikuti acara selanjutnya yaitu renungan malam dengan menonton video-video yang dapat melupakan kita terhadap aktivitas dunia yang fana ini, dan membuat kita merenung sejenak. Acara ini berakhir sebelum adzan shubuh berkumandang, kemudian kita semua pun melaksanakan sholat shubuh berjama’ah setelah pemutaran video-video selesai. Sesudah sholat subuh, acara pun dilanjutkan dengan kuliah shubuh yang di isi oleh Kang Wahyudi. Kemudian setelah selesai, seluruh peserta pun saatnya berganti pakaian dengan pakaian olahraga karena akan melaksanakan penjelajahan atau lebih tepatnya pos-posan ;).

Setelah semalaman iman dan taqwa kini di bina. Pagi harinya kegiatan di isi dengan olahraga pagi terlebih dahulu, setelah itu makan bersama di lapangan SMAN 11 Garut. Sesudah makan, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melaksankan kegiatan pos-posan. Ada 5 pos yang harus di kunjungi peserta, dan di setiap posnya terdapat game-game yang menuntut kita untuk melatih kekompakan team, kerjasama, kepemimpinan, kejujuran, keberanian dan masih banyak lagi yang lainnya. Acara pos-posan ini berakhir sekitar pukul 11.00, dan sebelum pulang, sudah menjadi kebiasaan untuk melaksanakan foto bersama terlebih dahulu sebagai kenang-kenangan :D.
Inilah beberapa moment dan dokumentasi dari kegiatan Mabii ini :D !

Pembawa acara kita, Teh Ida.

Kang Fatih Saat Membacakan Ayat Suci Al-Qur'an.

Ketuplak Kita (Kang Naufal) Saat Memberikan Sambutan.

Kang Rasyid Saat Memberikan Sambutan Sebagai Perwakilan dari Alumni.

Saat Tilawah Bersama (Ikhwan)

Saat Tilawah Bersama (Akhwat)

Kang Wahyudi Saat Tilawah.

Pak Enang Tatang Saat Menyampaikan Materi.


Ustadz Asep Mahbub Saat Menyampaikan Materi.

Bahan Nametag untuk Pos-Posan,

Ketika Akan Pembentuka Kelompok Pos-Posan (Akhwat)

Ketika Akan Pembentukan Kelompok Pos-Posan (Ikhwan)

Membentuk Lingkaran Saat Akan Sarapan Pagi.

Kang Mantris yang lari-lari Karena Takut Kehabisan Konsumsi :P.

Pengarahan dan do'a bersama dari Pak Enang Sebelum makan.

Sarapan Pagi Bersama.

Kang Dzikri dan Kang Alif (W. Ketuplak) yang Makan Secara Terpisah Karena Harus Membeli Air
Terlebih Dahulu.

Perwakilan Tiap Kelompok saat Berebut
Bahan untuk Nametag.

Teman-teman yang lainnya saat merancang strategi :)

Teman-teman yang lainnya saat memberi semangat.

Pembuatan Nameteg

Salah Satu Kelompok yang Nametagnya sudah jadi.

Persiapan Pemberangkatan.

Pengarahan Sebelum Berangkat.

Pos 1

Saat Mengantri Pos.

Pos 2

Pos 3

Pos 4 Saat Hormat Pada Para Pemimpin Kota Garut :D.

Pos 5 : Bercerita Pengalaman
Pembagian Hadiah.
Foto Bersama Sebelum Pulang.

Saat Evaluasi :D

Saking Lelahnya :P

Itulah beberapa moment dan dokumentasi saat Mabit 2015. Semoga menjadi sebuah kenangan yang tak terlupakan :) !


Senin, 11 Mei 2015

15 Peraturan Ekstrakurikurer SMAN 11 Garut

Logo SMAN 11 Garut
      Pada hari Jum’at tanggal 1 Mei 2015 atau yang bertepatan dengan hari buruh internasional, di SMAN 11 Garut, tepatnya di ruangan Multimedia dilaksanakan Mubes (Musyawarah Besar). Kegiatan ini merupakan Program tahunan MPK/DPK (Majelis Permusyawaratan Kelas/Dewan Perwakilan Kelas), yang merupakan lembaga tertinggi di struktur keorganisasian siswa di sekolah. Mubes ini dilaksanakan untuk menetapkan AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) OSIS, serta mengevaluasi program kerja dan kegiatan seluruh ekstarakurikuler dan OSIS setelah kepengurusan baru menjabat sekitar 5 bulan. Tujuan diadakannya Mubes ini tidak lain agar ke depannya seluruh eksrakurikuler dan OSIS di SMAN 11 Garut dapat melaksanakan perananya dengan sangat baik demi membangun dan mengharumkan nama SMAN 11 Garut, khususnya di bidang non-akademik. 

Musyawarah besar ini menghasilkan beberapa keputusan baru, salah satu diantaranya yaitu ditetapkannya 15 peraturan yang mencakup seluruh organisasi dan OSIS. Ke limabelas peraturan ini dibuat secara bersama-sama dan sudah disepakati oleh semua ekstrakurikuler dan OSIS di SMAN 11 Garut. Ke 15 peraturan tersebut diantaranya :

1.Hentikan segala aktivitas organisasi, ketika adzan sudah berkumandang.

2.Jika ada anggota organisasi yang ingin keluar dari keorganisasiannya, dilakukan sidang terlebih dahulu.

3.Setiap organisasi harus memiliki sikap yang mencerminkan kepribadian bangsa dan sikap disiplin serta menanamkan rasa patriotisme dan nasionalisme untuk generasi bangsa yang akan datang.

4.Apabila diadakan rapat bersama, kumpulannya harus tepat waktu, serta memakai tanda pengenal atau simbol organisasi.

5.Setiap organisasi sadar akan pentingnya lingkungan yang sehat.

6.Setiap organisasi menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai dengan kegiatannya masing-masing.

7.Segala bentuk kegiatan positif yang dilakukan organisasi, harus mendapat dukungan dari organisasi yang lain.

8.Saling membantu dan menanamkan sikap toleransi antar organisasi.

9.Setiap organisasi harus anti narkoba atau menjadi siswa tolak narkoba, jika terlibat maka akan diberi sanksi sesuai kebijakan sekolah.

10.Seluruh organisasi tidak boleh mengesampingkan kegiatan belajar mengajar (kbm),  terkecuali mendesak atau tidak dapat ditinggalkan.

11.Jika anggota organisasi 3 kali berturut-turut tidak hadir dalam kumpulan rutin tanpa keterangan, anggota tersebut dikenakan sanksi sesuai dengan kebijakan organisasi tersebut.

12.Memakai pakaian yang ditentukan oleh organisasinya dalam suatu kegiatan.

13.Tidak keluar masuk organisasi atau ekstrakurikuler sekehendaknya. Jika melakukan, disidang oleh organisasi yang bersangkutan.

14.Jika anggota ekstrakulikuler yang sudah keluar masih memiliki barang-barang yang bersangkutan dengan ekstrakulikulernya / barang inventaris, anggota tersebut harus dikembalikan pada esktrakulikulernya.

15.Jika salah satu anggota organisasi membocorkan data privasi organisasi yang ada disekolah keluar sekolah tanpa ada izin dari sekolah, maka anggota tersebut berhak dikeluarkan dari organisasi tersebut.

Rabu, 06 Mei 2015

Dua Kembaran yang Dipertemukan Kembali di IPMAKA



2 Pasang Kembaran di IPMAKA :)
 Subhanallah... Ini bukan kebetulan sahabat-sahabatku, dan jelas ini sudah ditentukan oleh Allah. Tidak ada kejadian yang tidak di sengaja, dan tidak ada sesuatu kejadian pun yang kebetulan. Hal inilah yang terjadi di IPMAKA, sejak bayi kedua pasang kakak beradik ini terpisah. Dan Alhamdulillah ,setelah beberapa lama saling mencari kesana kemari, akhirnya kedua pasang kakak beradik ini pun dapat dipertemukan di IPMAKA (Andayyy... Padahal mah ngarang :D hehe). Subhanllah... Banyak cerita di IPMAKA... Bagimana? Mirip tidak sahabat-sahabatku ?

 
Kang Rasyid & Kang Alif

Kang Fikri & Kang Firman

Siapakah kembaran ketiga yang akan kembali di pertemukan di IPMAKA? Bisa jadi Anda sahabat-sahabatku ;)!

Selasa, 05 Mei 2015

15 Alasan Kenapa Kamu Perlu Ikut Rohis Termasuk IPMAKA

Together With IPMAKA
Udah gak jamannya rohis cuman belajar a-ba-ta-tsa. Itu namanya TPA. Atau singkatan dari Tempat Pembuangan Akhir? Bukan atuh. Taman Pendidikan al-Qur’an hehe..

Kegiatan Rohis gak cuman mengaji,mentoring dan panitia shalat jum’at. Rohis di era sekarang telah berevolusi (caelah bahasanya..) dari yang sekedar belajar mengaji menjadi "lembaga terpusat pengembangan potensi remaja muslim". Catet dan garis bawahi ya.

Remaja Indonesia saat ini sudah meninggalkan peran paling pentingnya : ujung tombak peradaban. Kini "tombak bangsa" itu tumpul di balik status-status fb yang galau dan twit-twit narsis yang mubazir. Siapa yang bertanggung jawab atas kekacauan ini? Tentu kita semua. Tapi siapa yang dituntut bergerak paling dahulu untuk memulai perbaikan ini? ROHIS lah jawabannya.

Demi menjawab tantangan zaman, kurikulum Rohis sudah dibuat lebih komprehensif. Isinya gak lagi sekedar ngaji baca qur’an. Anak Rohis sekarang udah keren-keren. Udah bisa taklim ke kelas-kelas. Sebulan sekali tafakur alam ke gunung atau cagar alam. Akhwatnya suka botram atau belajar masak. Kadang kumpul bareng belajar buat ujian minggu depan. Apalagi di IPMAKA banyak kegiatan-kegiatan lain yang Insya Allah serudan bermanfaat pastinya:).

Belum lagi bicara organisasi. Anak rohis jagonya diskusi peradaban dengan visi-misi yang jauh ke depan. Kalau ada bencana nasional, anak rohis yang paling dulu galang dana kumpulin receh untuk disalurkan ke yang membutuhkan. Rapat suka dilakuin sepulang sekolah. Yang dibahas macem-macem. Intinya membangun lingkungan sekolah menjadi lebih islami lagi.

Dengan bedanya Rohis di jaman sekarang, Rohis yang semakin matang dan up-to-date, saatnya kamu buang pikiran jadul tentang Rohis.

Setidaknya, ada 15 hal-hal yang bakal kamu dapet kalau kamu mau ngembangin diri di Rohis. Manfaat ini berdasarkan pengalaman saya dan beberapa teman di dakwah sekolah. Penerapannya mungkin sedikit berbeda. Tapi secara umum sama kok insyaAllah..

1. Belajar sosialisasi

Ini keuntungan praktis ketika kamu dilantik jadi anggota rohis. Belajar bergaul. Di rohis kamu akan terbawa suasana pro aktif. Kamu akan terdorong untuk berkarya. Baik itu di kegiatan mentoring, taklim kelas, atau tafakur alam. Kamu akan dapet banyak teman. Lebih dari sekedar teman, tapi teman yang sholeh-sholehah.

2. Memiliki "keluarga"

Banyak temen mimin yang bilang, "rohis itu keluarga kedua aku". Mimin juga merasakannya. Di rohis kita terbuka. Ada masalah pribadi bisa dishare dan direspon tanpa harus dibully atas kelemahan kita. Manusia memang makhluk yang lemah bukan? Kakak mentor akan membantu mencari jawaban atas permasalahanmu. Itulah gunanya keluarga. Rohis feels like home…

3. Berbagi keterampilan dengan yang lain

Nah, di Rohis banyak berkumpul anggota dengan berbagai keterampilan yang unik. Ada yang jago murottal qur’an. Ada yang hafal qur’an beberapa juz. Ada juga yang bakat seni. Kamu bakatnya apa? Berbagi keterampilan bisa nambah pengalaman yang pasti manfaat buat pengembangan diri kamu.

4. Soft skill

Soft skill bisa bermakna kemampuan mental dan nalar yang gak kita pelajari di bangku sekolah. Padahal, kemampuan ini diperlukan di dunia kerja.
Rohis menyediakan berbagai pelatihan untuk bekal peningkatan kemampuan diri. Dari pelatihan jurnalistik, pelatihan kepemimpinan, organisasi, berfikir kreatif, dan lainnya. Rasakan bedanya setelah kamu lulus SMA. Pelatihan soft skill dari Rohis akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih siap memasuki dunia kampus atau dunia kerja.

5. Kemampuan organisasi

Di sekolah, selain OSIS dan MPK, di rohis kamu akan belajar dan mempraktekkan berbagai teori organisasi. Biasanya disampaikan oleh alumni yanh sedang kuliah. Gak sedikit lho jebolan rohis yang memegang amanah penting di kampusnya kelak. Sudah banyak alumni rohis yang jadi presiden mahasiswa, ketua himpunan, atau ketua dkm di mesjid kampusnya. Kamu mau?

6.mempelajari pedoman hidup seorang muslim : Al-Quran.

Di rohis Kita akan diajarin cara membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu kita juga akan belajar ilmu tajwid, ilmu tahsin, ilmu tafsir, dan ilmu tadabbur. Ilmu-ilmu itu adalah pondasi yang penting dalam mempelajari Al-Qur’an.

7. Pelengkap pelajaran agama di sekolah

Berapa jam kita belajar agama di sekolah? Dari dulu sampai sekarang hanya dua jam perminggu (untuk sekolah negri). Waktu sesingkat ini.tidaklah cukup untuk mempelajari islam hingga membekas dalam jiwa kita. Agama hanya jadi hafalan.
Di Rohis kita belajar agama lebih dalam dan hebatnya lagi kita ikut mempraktekkannya bersama anggota Rohis lainnya. Lamanya tergantung keaktifan kita. Kalau kamu jadi pengurus atau mentor di rohis, bisa 6-7 hari kamu intensif belajar islam.

8. Jaringan ke rohis sekolah lain di dalam/luar kota

Saya sudah merasakannya dan saya harap kamu juga. Meskipun tidak semua rohis tergabung pada sebuah forum silaturahim dengan rohis smp/sma lain, tapi jaringan rohis di beberapa kota besar sudah maju. Siapa tahu sekolahmu salah satunya?

9. Sehat!

Kok?  Rohis memang bukan ekskul olahraga. Tapi rohis peduli kesehatan!
Dalam islam Rasulullah menganjurkan muslim untuk menjaga kesehatan. Caranya lewat berolahraga, shaum, mendaki gunung, merawat diri, dan menjaga asupan makanan. Meskipun di rohis kamu gak latihan fisik setiap minggu, tapi di sini kita dibiasakan dengan suasan shaum sunnah, jalan sehat ke kaki gunung, tafakur alam, dan berlatih mengontrol emosi. Kesemuanya itu juga bisa membuatmu sehat.
*beberapa rohis ada yang bekerja sama dengan Thifan untuk mengenalkan bela diri islami di dalam program kerja rohis.

10. Mengasah jiwa sosial

Dua hari besar islam, Idul fitri dan Idul adha, menjadi momen penting bagi rohis untuk berbagi terhadap sesama. Biasanya di momen ramadhan rohis melakukan bakti sosial atau buka bersama anak yatim. Di idul adha rohis terlibat aktif menjadi panitia idul qurban. Dimulai dari mengumpulkan dana membeli hewan qurban, sampai memotong-motong daging kurban untuk dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan.

11. Memulai langkah sebagai entrepreneur

Dari mana rohis memiliki uang untuk menjalankan program-programnya yang sangat banyak?
Selain iuran, rohis juga mengusahakan suntikan dana dari bisnis ala rohis. Banyak anggota rohis yang diajarkan berjualan. Item jualannya bervariasi. Bisa donat, kue, gorengan. Bisa juga bazar buku, majalah, kaset dan vcd islami. Segala sumber keuangan yang halal akan diusahakan rohis untuk mencukupi kebutuhan anggarannya. Kamu bisa menjajaki salah satu programnya. Boleh juga semuanya. :-)

12. Terjaga dari maksiat; rokok, narkoba, free seks jauh!

Rokok dan Free Seks itu musuh kita bersama! bukan hanya musuh Rohis semata. Bedanya di Rohis kita melawan! kita gak akan diem melihat rokok menyebar ke teman – teman kita apalagi narkoba dan free seks. LAWAN!

13. Terbiasa tawazun mengejar dunia dan akhirat

Buat saya, sekolah itu bukan hanya alat untuk mengejar kesuksesan dunia saja. Lulus SMA trus kuliah lalu kerja? No man! Sekolah adalah wadah kita mengembangkan kemampuan pribadi, sosial, dan spiritual kita. Seharusnya saat kita lulus SMA pengetahuan kita bertambah, kemampuan sosial kita bertambah, kedekatan kita pada Allah juga bertambah. Sayang seribu sayang, kurikulum SMA Negeri kita tidak menuju ke arah sana. Maklum, adaptasi dari sekolah sekuler jadinya sangat miskin dengan nilai agama.
Di sinilah Rohis mengambil tempat.
Rohis jadi semacam “pelampiasan” atau “pelarian” bagi siswa yang rindu akan kesucian jiwa dan ketenangan batin. Cara menuju kesana adalah berkumpul bersama komunitas yang selalu mengingatkan kita akan keindahan alam akhirat. Yang saling menasehati satu sama lain. Yang saling menjaga juga saling membantu. Mendorong kita berprestasi di sekolah, sambil memperdalam keimanan dan ketakwaan juga. Gak ada yang lebih enak dari keseimbangan dunia dan akhirat bukan?

14. Wawasan yang bertambah… bertambah.. bertambah..

Satu diantara banyak hal yang saya suka dari Rohis adalah komitmen mereka dalam meningkatkan wawasan anggotanya. Di dalam mesjid terpasang rak buku yang berisi buku – buku islam berkualitas. Tafsir, kajian hadits, kisah sahabat, fiqh ibadah dan lainnya. Lebih dari itu di beberapa Rohis juga ada kajian pekanan yang mengundang ustad yang berlimpah wawasannya. Topik yang dibahas beragam. Setiap PHBI (Perayaan Hari Besar Islam) biasanya Rohis bekerjasama dengan sekolah mengadakan Tabligh Akbar yang mengundang Ustad kondang. Saat liburan semester Rohis juga sering mengadakan pelatihan mentoring, kaderisasi terpusat, pelatihan sholat khusyuk, tahsin Al-Qur’an dan pelatihan lainnya. Gak ketinggalan semarak ramadhan yang diisi dengan pesantren kilat, BBAQ (Belajar Baca Al-Qur’an), dan ceramah tarawih. Ini semua udah lebih dari cukup dalam menambah wawasan kita.

15. Calon Ketua OSIS Most Wanted!

Anggap saja ini efek samping dari menjadi Anggota Rohis. Biasanya bursa calon ketua OSIS diisi oleh siswa berprestasi atau anggota Rohis. Saya serius. Mungkin karena lingkungan organisasi yang kondusif di dalam rohis sehingga mereka berani memajukan anggotanya untuk berkompetisi menjadi ketua OSIS. Dan gak jarang Rohis yang menang! ðŸ˜›
Kenapa ya?
Salah satu jawabannya mungkin karena Sekolah merindukan Ketua OSIS yang religius, smart dan supel. Dari mana dapet ketua OSIS seperti itu kalau bukan dari Rohis bukan! :)
Together With IPMAKA 

Seperti yang saya sebutkan di atas, bahwa daftar ini tidak identik terwujud dalam setiap Rohis pada saat ini. Mungkin ada 4-7 saja yang terpenuhi. Mungkin hanya 1? atau mendekati keseluruhannya. Itu semua bergantung dari seberapa makmur Rohis dibangun oleh anggotanya. Semangat kita adalah ingin memenuhi semuanya, meskipun butuh tenaga dan keringat yang tidak sedikit. Tapi inilah kondisi ideal yang ingin kita bangun. Kalau kamu punya pengalaman menarik di Rohis boleh tuh ditambah di daftar ini. Gimana, ada?

(Sumber : Rohis.itsar.org)

Senin, 13 April 2015

Donasi Domain Untuk Blog IPMAKA

Donasi Domain Untuk Blog IPMAKA
Desain by Arifhikmah

Minggu, 12 April 2015

Tugas Tambahan Seorang Ketua

Tugas Tambahan Seorang Ketua
Foto Koleksi Irvan D
Arifhikmah – Tiba-tiba sang ketua begitu bersemangat untuk upload kegiatan yang sudah mereka selenggarakan. Apakah karena sudah mereka rencanakan atau mereka baru bersemangat dengan kegiatan tersebut atau justru karena kegiatan yang mereka selenggarakan termasuk kegiatan yang wah. Tidak masalah apa yang menjadi penyemangat untuk merapikan, mengabadikan, dan membagikan kegiatan yang mereka lakukan, tinggal mengingatkan kembali untuk menghadirkan Allah dalam kegiatan yang mereka lakukan.
Dengan kata lain, Ikhlas mengharapkan Pahala dari Allah harus menyertai kita sebelum, ketika dan setelah kita melakukan sesuatu.
Tiba-tiba sang ketua menanyakan blog yang pernah dikelola oleh salah seorang pengurus dan alumni nya yang pada kenyataannya tidak bisa di otak-atik lagi lantaran pasword nya entah jalan jalan kemana.
Tiba-tiba sang ketua langsung mengajak untuk membuat blog baru.
Tiba-tiba sang ketua harus datang telat lantaran membantu orang tuanya memindahkan padi hasil panen.
Tiba-tiba sang ketua harus kami ajak pindah lokasi karena Masjid Agung terlalu ramai, kami pindah ke Daarul Muttaqin.
Tiba-tiba sang ketua harus mentraktir bakso tahu yang parkir di depan masjid
Tiba-tiba sang ketua harus mengantar piring piring bekas kami makan.

Ah, mungkin itulah tugas ketua, mengerjakan tugas dari hulu sampai hilir. Mungkinkan suatu hari generasi selanjutnya belajar berbagi peran, bisa belajar untuk mengerjakan apa yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

Sabtu, 11 April 2015

Sedikit Tentang Kami


Sedikit Tentang Kami
Di masjid Al-Kautsar SMAN 11 Garut, sekelompok pelajar berkumpul. Lelaki dan perempuan, mereka berhimpun dalam hal yang satu “Belajar menjadi muslim yang lebih baik”. Lalu perkumpulan ini dijalin dalam sebuah Ikatan Masjid Al-Kautsar pada hari Ahad, tanggal 24 Mei 1998, tiga hari setelah lengsernya Presiden Soeharto.

Tujuan IPMAKA adalah membentuk pribadi remaja muslim yang berakhlak karimah, berilmu dan beramal serta memiliki visi masa depan yang baik.

Para pelajar di IPMAKA berkeyakinan bahwa pintar saja tidak cukup. Juara kelas saja masih kurang. Bukan hanya otak yang perlu diperhatikan, tapi hati juga.

Untuk tujuan itu, berbagai kegiatan telah dilakukan dan insyaAllah akan terus digalakkan oleh IPMAKA, diantara kegiatannya adalah: Pengajian rutin sabtu siang, Training Spiritual (ESQ/Spiritual Journey), MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa), Mentoring Islam, Rujak Party, Nonton bareng, Rihlah, Aksi Sosial, dll. Pokoknya semua kegiatan yang asyik menarik dan tentunya memiliki nilai yang berarti.

“Dan dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur.” (QS. Al-Mu’minun:78)

Ayat di atas dengan jelas Allah menyatakan bahwa manusia diberi tiga potensi utama yaitu pendengaran penglihatan dan hati. Seperti hewan, manusia diberi penglihatan dan pendengaran. Hatilah yang membedakan manusia dengan hewan.
Nah, di kelas kita selalu menggunakan kedua potensi mata dan telinga ketika kita mendengarkan penjelasan guru, tapi apakah saat itu hati kita tersentuh? Apakah hati kita mendapatkan “nutrisi” yang baik di dalam kelas? Biasanya sih, di kelas yang diperhatikan hanya akal intelektual dan hati sering kali diabaikan. Iya enggak?

Untuk mengisi dan memperHATIkan hati kita inilah, IPMAKA hadir di SMAN 11 Garut yang kita cintai ini. So, take care fot your heart with IPMAKA!